Jumlah penderita diabetes di Amerika melonjak drastis, sebanyak 24 juta orang adalah penderita positif, sedangkan 57 juta orang lainnya adalah pre-diabetes. Mencegah wabah kegemukan adalah salah satu kunci membalikkan trend mengkhawatirkan ini. Di lain pihak, kemajuan dalam hal screening dan perawatan sangat membantu untuk menanganinya. Menjalani screening sangatlah mudah. Dahulu, dokter melakukan tes glukosa darah setelah puasa ataupun tes toleransi glukosa. Tes glukosa darah setelah puasa mewajibkan pasien untuk tidak makan setidaknya 8 jam, sedangkan tes toleransi glukosa, yang mengharuskan pasien untuk menelan minuman bergula, memerlukan waktu setidaknya 2 jam. Level gula darah 126 mg/dL atau lebih tinggi pada salah satu tes ini mengindikasikan pasien mengalami diabetes .
Tetapi sekarang ada screening A1C, yaitu sebuah tes darah yang tidak memerlukan proses puasa tetapi mampu memberikan gambaran kadar gula darah dalam 3 bulan terakhir. Menurut Richard M. Bergenstal, MD, presiden ...
Comments
Post a Comment